The present everyday


Ikhlas

Yak akhirnya punya tumblr…yyeeeyyy…

Jadi langsung saja akan saya isi dengan posting tentang ikhlas. Ceritanya Sabtu kemaren baru aja ngater om dan tante yang berangkat haji, trus disela-sela obrolan Bapak dan tamu, terselip bahasan tentang ikhlas (o ya, saya emang sukanya nguping…hehehehe…terutama nguping omongan Bapak…bapak saya tentunya)

Jadi intinya, ikhlas jelas berbeda dengan rela atau tulus (nah kalo definisinya daku lupa). Tapi yang jelas ada beberapa kriteria ikhlas yaitu : peristiwa yang terjadi luar biasa (berat, sedih, menyakitkan) jadi kalo biasa2 aja ya bukan ikhlas, trus hanya dapat diselesaikan oleh diri sendiri, jadi kalo masih bisa dapet bantuan orang lain maka namanya bukan ikhlas, lainnya mungkin masih ada…

Nah, ada tips nih, ketika kita dirundung kepahitan, ibarat minum obat pahit…ya jangan diemut…langsung aja telan..biar lega, biar pahitnya ga lama2. Cuman orang biasanya secara ga sadar ‘suka’ membuat pahitnya lama2, jadi malah secara tidak sadar pula makin menyakiti diri sendiri. Jadi ketika dirundung kemalangan / kepahitan, langsung saja, Telan… tapi bukan berarti putus asa, artinya diTelan disini adalah berusaha MEMAKNAI SECARA POSITIF apa-apa yang telah terjadi karena sejatinya segala hal adalah dari Tuhan Yang Maha Baik, bila baik dari Tuhan Yang Maha Baik, jika buruk juga dari Tuhan Yang Maha Baik, ya….pasti sama-sama Baik. Tinggal kita mau baik atau mau buruk, kan sudah jelas selalu diberi yang Baik.

Semoga dapat menjadi bahan perenungan.

~Be Happy~